Posting Foto Ciuman, Remaja Maroko Tuai Dukungan

Gara-gara mem posting foto ciuman, tiga orang remaja di Maroko harus diadili. Hal ini pun memicu protes besar pemberlakuan hukum konserv... thumbnail 1 summary


Gara-gara memposting foto ciuman, tiga orang remaja di Maroko harus diadili. Hal ini pun memicu protes besar pemberlakuan hukum konservatif dunia online di Maroko. Ketiganya memposting foto mereka dalam media sosial Facebook. Sekarang ini, dunia online telah menjadi sarana perlawanan terhadap nilai konservatif Islam Maroko.

Para pelaku tindakan tersebut diketahui berusia 15 dan 14 tahun. Mereka mengambil foto tersebut di luar sekolah, di utara kota Nador. Usai mempublikasikan gambar tersebut di dunia maya, polisi segera menciduk pasangan ini dan seorang temannya yang mengambil foto itu.

Penangkapan mereka langsung memicu gelombang dukungan di dunia maya. Protes pun dilancarkan melalui banyaknya gambar wajah dengan bibir terkunci. Bentuk dukungan ini langsung dapat mengabulkan penangguhan penahanan para remaja ini, sehingga mereka bisa keluar dari penjara setelah tiga hari ditahan.

"Sosial media sedang memainkan peranan yang sangat penting dalam mengawasi pemerintah dan warga Maroko yang dikenal sangat konservatif," demikian dijelaskan analisis politik Maroko, Mohamed Madani, seperti dikutip dari Ahram, Minggu (13/10/2013).

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Mohon tidak Melakukan spam dan Comen Link Akitf

Recent