Pemakaman penjahat Perang Dunia II, Erich Priebke, memicu kericuhan di Italia.

Pemakaman penjahat Perang Dunia II, Erich Priebke, memicu kericuhan di Italia. Aktivis anti-fasis berhadapan dengan kelompok Neo-Nazi Ital... thumbnail 1 summary

Pemakaman penjahat Perang Dunia II, Erich Priebke, memicu kericuhan di Italia. Aktivis anti-fasis berhadapan dengan kelompok Neo-Nazi Italia, yang membela tokoh Nazi tersebut.


Jasad Priebke sempat terlantar karena Vatikan menolak mengurus pemakamannya. Jasad Priebke akhirnya dimakamkan oleh gereja Katolik ultra-konservatif pecahan Vatikan, Masyarakat Santo Pius X.

Pemakaman Priebke digelar pada Selasa, 15 Oktober 2013, malam. Dia dimakamkan di halaman gereja milik Masyarakat Santo Pius X di pinggiran Kota Roma.

“KuburKAN saja dia di tempat pembuangan sampah,” ujar seorang aktivis anti-fasis yang melakukan demonstrasi di depan Gereja Santo Pius X, seperti dikutip AFP, Rabu (16/10/2013).

Tapi, aksi anti-fasis dibalas kelompok Neo-Nazi Italia. Pendukung Nazi mengiringi pemakaman dengan lagu pujian untuk Priebke sang pemimpin.

“Dia adalah seorang pahlawan!“ (tampa tanda jasa... Emank dia guru??? becanda biar ngak sumpek.. ) seru sekira 30 anggota Neo-Nazi.

Kondisi yang memanas membuat petugas keamanan turun tangan. Polisi Italia melemparkan gas air mata untuk membubarkan para demonstran.

Priebke merupakan kapten pasukan khusus Nazi, SS. Dia diekstradisi dari tempat persembunyiannya di Argentina ke Italia pada 1955. Priebke disebut bersalah dalam pembunuhan sekira 300 warga Italia. Dia wafat dalam usia 100 tahun pada Jumat, 11 Oktober 2013.

sumber : okezone.com

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Mohon tidak Melakukan spam dan Comen Link Akitf

Recent